(BorneoBangkit.Com, Kotabaru) Polsek Pamukan Utara, berhasil meringkus pengedar obat-obatan jenis double L antar provinsi. Uniknya proses penangkapan bermula dari diamankannya dua orang warga Sengayam pada saat operasi Cipta Kondisi didepan Mapolsek yang membawa 9 butir obat jenis double L.

Dari hasil pengembangan dua orang tersebut telah di ketahui identitas seorang pengedar berinsial H yang merupakan warga desa Sengayam Rt. 07 Rw. 03 kecamatan Pamukan Utara yang di amankan beserta 103 butir obat-obatan jenis Double L. Dari pengedar H ini, didapatkan lagi nama E.S pengedar besar asal desa Tapis Tanah, kecamatan Tanah Grogot, kabupaten Pasir Provinsi Kalimantan Timur.

Pihak kepolisian kemudian mengatur siasat dengan menggunakan telephone seluler milik H untuk mengontak tersangka E.S. Akhirnya disepakati untuk melakukan transaksi 5 ribu butir obat Double L senilai Rp 5.500.000 diwilayah perbatassan Kalsel-Kaltim yakni desa Kerang Dayo. Sesaat E.S tiba dilokasi beserta barang bukti, pelaku langsung digiring ke polsek pamukan utara untuk proses lebih lanjut.

Selain mengamankan tersangka juga telah di amankan barang bukti obat double L sebanyak 5.112 (Lima Ribu Seratus Dua Belas) Butir obat, uang Senilai Rp. 290.000, 2 buah (Dua) Unit HP Merk Noki,1(Satu) Unit Ranmor R2 No Pol KT 3549 FY. Atas tindakan yang di lakukan oleh para tersangka dengan sengaja mengedarkan sedian farmasi tidak memiliki ijin edar, tersangka akan di kanakan pasal 196,198 Undang Undang RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,  yang ancaman hukumannya paling sedikit 2 tahun. (Ardiansyah)


Tags:
Share:

Mr Borneo

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.