INFO SIDAK BOCOR, SATGAS PAMTAS YONIF 621/MTG AMANKAN KENDARAAN PEMBALAK HUTAN LIAR

(BorneoBangkit.com, Nunukan) – 9 November 2017- Pembabat Hutan Lindung Pulau Nunukan (HLPN) memanfaatkan kerbau untuk mengangkut kayu balok berukuran raksasa menuju tempat yang mudah untuk diolah di dalam hutan tersebut. Dua ekor kerbau akan dipaksa menarik semacam pedati/gerobak kayu berisi balok kayu hasil jarahan pembalak pembalak liar, lalu dicambuk agar mengikuti arahan mereka.

Komandan Satuan Tugas Pengamanan RI – Malaysia Batalyon Infanteri 612/Manuntung Barabai Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Letkol Inf.Rio Neswan menjelaskan kepada BorneoBangkit.com, kerbau menjadi salah satu kunci menghentikan pembalakan kayu berukuran jumbo yang berusia puluhan tahun. “Kita ambil kerbaunya, mereka gak akan bisa gerak menarik balok kayu besar tanpa kerbau,”ungkapnya.

Kayu kayu jenis ulin dan meranti berukuran raksasa banyak ditemukan roboh di tengah HLPN akibat chainsaw pembalak liar, tak sedikit kayu berdiameter raksasa terserak menjadi bukti kehancuran HLPN oleh tangan tangan jahil yang tak tersentuh penegak hukum.

“Kami kemarin ukur bergandengan tangan sama beberapa anggota baru bisa memeluk balok itu, jadi memang ini sudah masif terjadi perusakan hutan lindung ini,”tegasnya. Kayu kayu dengan diameter raksasa ini akan menjadi tugas para kerbau, binatang tersebut memiliki tugas khusus untuk menarik balok kayu jumbo dari wilayah curam ke wilayah datar untuk memudahkan penggergajian.

Rio mengatakan beberapa kerbau sempat terlihat oleh anggota Satgas ketika melakukan pengintaian, namun saat dilakukan pengejaran pelaku penjarah HLPN Senin 06 November kemarin hanya 2 ekor kerbau yang berhasil diamankan.

“Kalau kerbaunya kita amankan semua, yakin saya gak bisa gerak mereka, siapa yang kuat geser kayu sebesar itu, sayang kerbau lain belum kita dapat,”katanya. Sebelumnya pada Selasa 7 Nopember 2017 di wilayah HLPN telah dilaksanakan investigasi gabungan terkait temuan kayu hasil kegiatan illegal loging.

Hasil investigasi ditemukan kayu hasil illegal loging sekitar 15 kubik yang saat ini masih di TKP. Satgas juga menyita 1 unit truk Toyota Dyna KT 8526 AL yang di duga digunakan sebagai alat angkut kayu illegal (ada di Kotis Satgaspamtas Yonif 621/Mtg), selain itu 2 ekor kerbau yang diduga digunakan untuk kegiatan illegal loging ikut diamankan di Kotis Satgas Pamtas Yonif 621/Mtg. (Mulya D)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Borneo

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.