(BorneoBangkit, Pontianak) Pos Lintas Batas Negara (PLBN) antara Indonesia dan Malaysia di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat kerap menjadi titik masuk peredaran narkoba dari Malaysia. Seperti yang terjadi Senin (20/03) malam lalu, dimana BNN Provinsi Kalbar kembali mencegah upaya penyelundupan 11 Kilogram Sabu.

Sebanyak empat yakni GS alias Cul, Wahyudi alias Tedung, Gusdiman alias Godeng, dan Apoh para tersangka ini diringkus petugas BNN yang dibantu polda kalbar dan Tni saat sedang bertransaksi narkoba di tkp yang berada di jalan adisucipto.

Kepada BorneoBangkit.com, pihak kepolisian sudah lama  telah memantau aktivitas para tersangka yang sudah delapan kali melakukan penyelundupan narkoba malalui jalur resmi di plbn entikong kabupaten sanggau dalam melancarkan aksinya para tersangka mengemas barang haram itu ke dalam 11 paket bungkusan plastik dengan berat masing-masing 1 kg lebih perbungkus. Saat di malaysia belasan paket sabu itu disamarkan  para tersangka dengan cara dimasukan pada sisi pintu bagian depan mobil sehingga ketika melintasi PLBN Entikong barang haram itu tidak terdeteksi dan lolos dari peralatan security control yang digunakan oleh  petugas bea cukai di plbn entikong/ akibat dari lemahnya pengawasan petugas di PLBN entikong

Selain barang bukti narkoba petugas BNN juga telah menyita barang bukti lainnya berupa 1 unit mobil inova berwarna silver 1 unit sepeda motor dan  8 unit handphone yang digunakan para tersangka untuk melancarkan aksinya. Saat ini petugas BNN masih terus melakukan penyidikan terhadap para tersangka guna untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut dan mengungkap apakah masih tersangka lainnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan  undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling ringan lima tahun penjara dan paling berat hukuman pidana mati.(Martono/Dody). Cek Video disini


Tags:
Share:

Mr Borneo

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.